oleh

Kepala Perangkat Daerah Se-Kabupaten Majene Dihimbau Kibarkan Bendera Setengah Tiang

Majene, Nuansainfo.com — Bupati Majene menghembuskan nafas terakhir, pemerintah daerah kabupaten Majene menghimbau seluruh pejabat untuk pengibaran bendera setengah tiang di masing-masing kantor.

Hal itu disampaikan melalui surat edaran (SE) dari pemerintah daerah kabupaten Majene, Nomor: 003.3/1055/2020, yang ditandatangani langsung oleh sekertaris daerah (Sekda) H. Masriadi Nadi Atjo, S.E, M.Si. Minggu, 28 September 2020.

Pengibaran bendera setengah tiang itu dilakukan sebagai wujud penghormatan terakhir orang nomor satu kabupaten Majene Almarhum H. Fahmi Massiara selaku Bupati, Selama satu hari penuh.

Dan itu sudah tercantum dalam undang-undang Republik Indonesia nomor 24 tahun 2009 tentang bendera, bahasa, lambang negara serta lagu kebangsaan pasal 12 ayat (8).

Diketahui, Bupati Majene Fahmi dikabarkan telah menghembuskan nafas terakhirnya pukul 12.10 WITA di Rumah Sakit Grestelina Makassar, Sulawesi Selatan. Namun hingga berita ini tayang belum ada keterangan resmi dari pihak keluarga almarhum.

Dan, sejak beberapa bulan terakhir bupati Majene Fahmi Massiara memang menderita sakit. Ia kerap menjalani perawatan medis di Makassar. Terakhir, mantan camat Banggae Timur ini dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) hasil tes kesehatan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Majene.(IQ)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed