oleh

Gelar FGD LLTT, Pemda Majene Temukan Titik Perlu Perhatian Khusus

Majene,nuansainfo.com — Pemerintah daerah melalui Bappeda menggelar Forum Group Discussion (FGD) I Penyiapan Penerapan layanan Lumpur Tinja Terjadwal (LLTT) Kabupaten Majene di hotel villa bogor. Kamis, 15 April 2021.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh bupati Majene Lukman Nurman, ia mengatakan, Selama periodenya 5 tahun mengaku tidak mengetahui adanya masalah terkait dengan tinja di karenakan tidak ada laporan dari dinas terkait maupun komplain masyarakat kabupaten majene.

Bahkan yang banyak terjadi, bila septiktank, masyarakat lebih memilih membuka yang baru.

“Kenapa diakhir periode, saya baru mengetahui? Sekarang ini yang menjadi kekhawatiran kita, karena suatu saat tangki banyak yang tersebar, tentu akan mengganggu pengolahan air di dalam tanah yang peruntukkannya untuk air minum”. Katanya

Lukman juga mengungkapkan, beberapa titik bantaran sungai yang cukup kotor, yang perlu segera untuk dilakukan pembongkaran dan dipindahkan, seperti disungai totoli. Dan, itu perlu perhatian khusus, karena menurutnya, itu bisa menjadi bom waktu ketika diabaikan.

“LLTT ini merupakan program layanan penyedotan lumpur tinja terjadwal, pelayanannya berdasar jadwal diawal tersusun berdasarkan penggilan ketika tangki septik penduduk ada yang mampet dan meluap”. Ungkap Bupati Majene.

Selain itu Bupati Majene menambahkan, selain Indonesia, beberapa negara lain, seperti negara Filipina, Vietnam, Bangladesh, Senegal, Kenya, Afrika Selatan sudah mendekalarasikan pencanangan program LLTT tersebut. Karena program ini membantu pemerintah dalam mengoptimalkan pendapatan asli daerah melalui sektor air limbah domestik termasuk peluang kerja sama antara pihak swasta. Tutupnya (Red/Adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed