oleh

Forum WBK, KPU Pasangkayu Sasar Kecamatan Tikke Raya

PASANGKAYU,NUANSAINFO.COM — Netralitas ASN dan Aparat Desa yang dimaksudkan untuk, pertama tidak terlibat dalam arti tidak menjadi tim sukses calon kandidat pada masa kampanye atau menjadi peserta kampanye baik dengan menggunakan atribut partai atau menggunakan fasilitas negara.

Kedua, tidak memihak dalam arti tidak membatu dalam membuat
keputusan dan/atau tindakan yang menguntungkan salah satu pasangan calon, tidak mengadakan kegiatan yang mengarah kepada keberpihakan terhadap salah satu pasangan calon Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah pada masa kampanye meliputi pertemuan, ajakan, himbauan, seruan, atau pemberian barang kepada masyarakat desa, serta tidak membantu dalam menggunakan fasilitas negara yang terkait dengan Jabatan dalam rangka pemenangan salah satu pasangan calon Kepala Daerah/Wakil
Kepala Daerah pada masa kampanye. ini menjadi bagian dari bahasan Forum Warga Berbasis Keluarga yang digelar KPU Kabupaten Pasangkayu, Sabtu (29 Agustus 2020).

“Disinilah ASN dan Aparat Desa dituntut harus mempunyai suatu upaya dalam menjaga netralitasnya
pada pelaksanaan Pilkada saat ini supaya terhindar dari masalah yang berimplikasi hukum yang akhirnya merugikan kita secara pribadi, ” Kata AKP. Pandu Arief Setiawan, SH, S.IK, Kasat Reskrim Polres Pasangkayu saat berdiskusi dgn Puluhan Warga dalam kegiatan Forum Warga Berbasis Keluarga di Balai Pertemuan Kantor Kecamatan Tikke Raya.

“Seluruh informasi terkait tahapan Pemilihan / Pilkada serentak saat ini dapat diakses dgn mudah oleh elemen masyarakat via media sosial termasuk isu-isu demokrasi. Ini sangat efektif dilakukan dlm kondisi Pilkada serentak saat ini di tengah Pandemi Covid-19,” kata Harlywood Suly saat memaparkan Materi tentang Bijak Bersosial Media Dalam Tahapan Pilkada Pasangkayu 2020.

Forum Warga Berbasis Keluarga (FWBK) KPU Pasangkayu, Kecamatan Tikke Raya.(Foto/Ist)

Acara ini dipandu Oleh Syahrudin Koordiv Perencanaan, Data dan Informasi KPU Pasangkayu. “Saat ini kita masih dalam Tahapan Penyusunan Daftar Pemilih, kami berharap seluruh peserta kegiatan ini apabila ada keluarga, teman, atau tetangga yang merasa belum di Coklit oleh PPDP untuk menyampaikan kepada PPS di desanya masing-masing agar dapat di input dalam daftar pemilih,” kata Syahrudin saat menyampaikan pengantar di Forum Warga ini.

Camat Tikke Raya, Musmuliadi, S.E dalam sambutannya menyampaiakan kepada peserta Forum Warga Berbasis Keluarga (FWBK) terkhusus kepada aparat desa untuk bijak dalam bersosial media dan sama-sama mengawal serta mengawal kualitas penyelenggaraan pilkada serentak 2020 ini secara damai serta mendukung seluruh kegiatan yg dilaksanakan oleh KPU Pasangkayu bersama jajarannya baik itu PPK dan PPS. “ASN dan Aparat Desa harus tetap netral di Pemilihan Serentak, itu yang ingin saya tekankan kepada semua jajaran pemerintahan di Tikke Raya,” kata Musmuliadi, Sabtu jelang sore.

Kegiatan Forum Warga Berbasis Keluarga ini merupakan salah satu program Pendidikan Pemilih yang digelar oleh KPU Kab. Pasangkayu untuk menjaring pendapat masyarakat mengenai berbagai hal sekaitan tahapan Pemilihan Serentak 2020.(Rls/Adv)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed