oleh

DPRD Provinsi Sulbar Cabut Izin Penambangan, Suraidah: Kita Selamatkan Mamuju

NUANSAINFO.COM, Mamuju – DPRD Provinsi Sulawesi Barat resmi menyetujui penghentian dan mencabut segala izin proses tambang zircon PT Suryamica seluas 4.100 hektar di Kelurahan Rimuku dan Botteng Mamuju.

Pernyataan itu di tanda tangani ketua DPRD Sulbar ST Suraidah Suhardi bersama Kadis ESDM Provinsi Sulbar, Amri Eka Sakti, Kadis Lingkungan Hidup Andi Adi Takdir dan Kabid PTSP Stephanus BM dan tokoh masyarakat Padang. Kamis, 2 Juli 2020 Lalu

Dalam pertemuan yang menghadirkan sejumlah kepala OPD, disepakati semua proses Izin Pertambangan (IUP) eksplorasi, IUP Produksi Pertambangan PT Suryamica dan proses Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) dinyatakan dihentikan dan dicabut perizinannya.

Menurut Suraidah, kota Mamuju akan begitu terancam dengan bencana alam jika tambang itu dilakukan.

“Bayangkan kalau tambang itu jalan Mamuju bisa tenggelam. Sedangkan belum jalan saja, kita tahu banjir terjadi dibeberapa titik di Mamuju,”ujar Suraidah.

Surat Perjanjian

“Itu salah satu alasan kita menolak (aktivitas tambang) kita menyampaikan bahwa masyarakat menolak untuk kelanjutan proses ekplorasi dari perusahaan tambang itu,”katanya.

Dalam penjelasannya, tidak ada lagi alasan untuk melanjutkan aktivitas dari perusahaan itu karena warga secera tegas menolak.

“Kalau warga tidak mengindahkan, kegiatan ini tidak bisa berjalan”. Kunci Suraidah Ketua DPRD Prov. Sulawesi Barat

Editor: Nuansainfo.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed