oleh

Diduga, Melanggar Kode Etik, 17 ASN Diperiksa Bawaslu Kabupaten Pasangkayu

NUANSAINFO,Pasangkayu – Tahapan Pemilihan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pasangkayu Tahun 2020, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Pasangkayu memanggil sebanyak 17 Aparatur Sipil Negara (ASN), Sabtu (18/7/2020)

Hal itu dilakukan, adanya dugaan pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh oknum ASN tersebut.

Ketua bawaslu Ardi Trisandi, membenarkan pemanggilan ASN guna mengklarifikasi terkait temuan dugaan pelanggaran terhadap kode etik PNS di masa Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pasangkayu.

“Iya kami lakukan beberapa oknum ASN Kabupaten Pasangkayu”.Terangnya

17 ASN tersebut diduga memberikan like pada salah satu akun facebook yang erat kaitannya pada Pilkada Desember Tahun 2020 yang akan datang. Dilansir dari media Bawaslu.go.id Kabupaten Pasangkayu

Pemanggilan 17 ASN yang dilakukan Bawaslu Kabupaten Pasangkayu untuk mengklarifikasi terkait temuan dugaan pelanggaran Kode Etik PNS.

Sementara Koordinator Hukum, Penindakan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Pasangkayu, Syamsudin, menyatakan, dari 17 ASN yang diduga melakukan pelanggaran Kode Etik sebagaimana ketentuan Pasal 11 huruf c Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2004 tentang Jiwa Korps dan Kode Etik PNS, sementara kami panggil untuk dimintai keterangan.

Dan pada saat dilakukan pemangggilan terhadap ke 17 ASN itu tetap kooperatif dan langsung mengindahkan panggilan dari Bawaslu Kabupaten Pasangkayu.

Selain itu Syamsudin menuturkan, proses penanganan pelanggaran sedang dilakukan dan dalam waktu dekat akan segera dilakukan kajian untuk direkomendasikan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) melalui Bawaslu Provinsi.

“Setelah dilakukan klarifikasi, kami segera melakukan kajian apakah ada aturan yang dilanggar dan jika terbukti tentu akan kami rekomendasikan kepada Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) melalui Bawaslu Provinsi”. Kunci Syamsudin. (Rls)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed