Mamuju Tengah, nuansainfo.com – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri, Bupati Mamuju Tengah, Dr. H. Arsal Aras, S.E., M.Si., menyampaikan himbauan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan penyelenggara negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah agar menjaga integritas serta menghindari praktik gratifikasi.
Dalam pernyataannya, Bupati menegaskan bahwa upaya pencegahan korupsi harus terus diperkuat, terutama pada momen hari besar keagamaan yang kerap dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk memberikan hadiah atau bingkisan kepada pejabat maupun aparatur pemerintah.
“Saya, Dr. H. Arsal Aras, S.E., M.Si., Bupati Mamuju Tengah, menghimbau kepada seluruh jajaran ASN dan penyelenggara negara di lingkup Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah, serta seluruh mitra kerja pemerintah daerah, agar tidak memberi ataupun menerima gratifikasi dalam bentuk apapun,” tegasnya.
Bupati menjelaskan bahwa gratifikasi dapat berupa uang, parsel, hadiah, maupun fasilitas lainnya yang berpotensi menimbulkan konflik kepentingan dan mempengaruhi profesionalitas dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Karena itu, ia mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk bersama-sama menolak segala bentuk gratifikasi, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri, sebagai wujud komitmen dalam membangun pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas di Kabupaten Mamuju Tengah.
“Melalui momentum ini, mari kita teguhkan komitmen integritas. Tolak gratifikasi dalam bentuk apapun demi menjaga kepercayaan masyarakat dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik,” pungkasnya.







