oleh

Surat Edaran Dinkes, Bebankan Biaya RDT Di PKM, Kapus Ulumanda Tidak Mengetahui.?

Majene,nuansainfo.com _ Pemerintah daerah (pemda) melalui dinas kesehatan kabupaten majene mengeluarkan surat edaran (SE) bebankan biaya 350 ribu bagi masyarakat yang akan bepergian saat melakukan RDT di puskesmas. Senin 1 Juni 2020

Surat edaran (SE) tersebut akan disebar ke seluruh puskesmas yang ada di kabupaten majene.

Saat dikonfirmasi awak media nuansainfo.com, kepala dinas kesehatan membenarkan adanya surat edaran (SE) dan itu sesuai dengan permintaan masyarakat.

“Surat edaran tersebut dibuat berdasarkan kesepakatan dari seluruh puskesmas terkait, karena biasa masyarakat yang mau bepergian meminta di RDT”.Katanya

Mengenai pungutan besaran nilai yang dibebankan ke masyarakat untuk melakukan RDT di masing-masing puskesmas itu sudah hasil kesepakatan rapat.

“350 wajib dibayar, karena itu nanti dipake menyediakan fasilitas RDT dan juga sebelumnya tidak ada petunjuk tekhnis (juknis) yang mengatur untuk dilakukan pemeriksaan RDT bagi masyarakat yang mau melakukan melakukan perjalanan keluar daerah”.Pungkas Rahmat

Selain itu, pihaknya juga mengungkapkan, sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan puskesmas dan permintaan masyarakat maka perlu penyediaan alat RDT.

“Saya kira dengan besaran nilai yang dibebankan ke masyarakat lebih kecil dari biaya di beberapa tempat yang melakukan RDT semisal di bandara yang memakan biaya sebesar 600 persatu kali tes”.Ungkap Mantan Dirut RSUD Majene

Dilain pihak, kepala puskesmas sendana II Bonde-bonde, mengungkapkan bahwa pihaknya sebelumnya sudah melakukan koordinasi ke pemda melalui dinas terkait bahas pengadaan fasilitas tes bagi masyarakat meminta untuk rapid tes (RDT).

“Sebelum adanya surat edaran ini, kami sudah sampaikan ke dinas terkait, untuk rapat penyediaan alat rapid tes bagi masyarakat yang bepergian di masing-masing PKM”. katanya

“Karena memang petunjuk tekhnis (juknis) hanya masyarakat yang sakit serta bergejala dan yang akan dirujuk ke rumah sakit karena pihak rumah sakit meminta untuk melampirkan hasil RDT dari puskesmas”. Ungkap Eni saat dihubungi awak media nuansainfo.com

Sementara itu, Kepala Puskesmas Ulumanda saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya belum mengetahui bahwa ada surat edaran dari pemerintah daerah terkait beban biaya ke masyarakat untuk RDT di puskesmas.

“Saya baru tahun kalau surat edaran (SE) ini ada pak dan karena hari ini tanggal merah, maka besok saya akan menghadap langsung ke dinas kesehatan (dinkes) untuk pertanyakan perihah surat edaran”. Tutup Ismawarni kapus Ulumanda.(Red)

PENULIS : NUANSAINFO.COM

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed