oleh

Bawaslu Majene Bidik Dugaan Pelanggaran Tahapan Pilkada Majene 2020

NUANSAINFO.COM, Majene – Koordinator Devisi Penindakan pelanggaran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Barat, Ansharullah A. Lidda, S.H.M.H monitoring di Bawaslu Kabupaten Majene. 18 Juli 2020

Menurutnya, monitoring yang dilakukan karena ada dugaan pelanggaran administrasi di wilayah hukum kabupaten Majene.

“Tadi malam (Sabtu malam) saya turun memonitoring terkait temuan dugaan pelanggaran administrasi”. Katanya kepada awak media Nuansainfo.com. Minggu, 19 juli 2020

Namun, awak media nuansainfo.com belum mengetahui dimana dan siapa yang melanggar, karena pihak bawaslu provinsi sulbar tidak menjelaskan sedetail mungkin.

“Coba di konfirmasi ke Bawaslu kabupaten”. Ungkap Ansharullah Kordiv Penanganan Pelanggaran Bawaslu Sulbar

Sementara itu, Ketua Bawaslu kabupaten Majene Sofyan Ali Membenarkan adanya rapat dikantor bawaslu kabupaten bersama dengan kordiv penanganan pelanggaran provinsi sulawesi barat

“Memang datang bawaslu provinsi, tapi kalau mengatakan bahwa terkait masalah penanganan pelanggaran administrasi, bawaslu kabupaten majene belum ada penanganan administrasi, yang ada itu masih dalam proses penelusuran”. Ungkap Sofyan

Sementara itu menurut Sofyan, Nanti bisa dikatakan pelanggaran, ketika sudah diregistrasi, bahwa ini sudah memenuhi syarat formil materilnya baru kami bisa tingkatkan prosesnya dijadikan temuan.

“Nah posisinya ini, masih dalam proses penelusuran, ada hal-hal yang harus kami kumpul dulu, untuk ditetapkan sebagai temuan, begitu.! Semisal bukti lainnya seperti syarat pemenuh materil itu” Imbuhnya

Dia juga mengungkapkan, kejadian itu terjadi tanggal 16 juli 2020 di wilayah panwascam kecamatan sendana pada saat proses tahapan rekrutmen PPDP.

“Untuk lebih jelasnya, tanya langsung ke Panwascam sendana”. Ungkapnya

Selain itu Sofyan menegaskan bahwa pihaknya belum menerima laporan terkait kasus dugaan pelanggaran.

“Saya tegaskan, belum ada pelanggaran, itupi ada pelanggaran kalau bukti-buktinya” sudah lengkap. Tegasnya

Ketua Panwascam Sendana, Edyatma Jawi tak menampik informasi tersebut. Menurutnya, saat ini sementara proses penelusuran terkait dugaan pelanggaran administrasi dalam proses tahapan Pilkada 2020.

Namun pria yang akrab disapa Edy tersebut tak menyampaikan secara rinci dugaan pelanggaran yang dimaksud. Kuncinya

Penulis: Nuansainfo.com

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed