oleh

Arwan M Aras T, S.Kom Sosialisasikan tentang Undang Undang Nomor 35 tahun 2014 Terkait Perlindungan anak

-Jakarta-54 views

Mamuju, Nuansainfo.com – Puluhan Tenaga Pendidik  guru, Pengelola Pesantren, Tokoh Masyarakat, pemerintah daerah Mamuju tengah mengikuti sosialisasi tentang Undang Undang Nomor 35 tahun 2014 Terkait Perlindungan anak, bertempat di Aula Kantor Bupati Mamuju Tengah  ( jumat, 7 Agustus 2020).

H. Arwan M Aras T, S.Kom Anggota DPR RI Komisi VIII mengatakan,  sosialisasi penting dilakukan sehubungan dengan maraknya tindakan kekerasan pada anak akhir-akhir ini yang diberitakan diberbagai media, baik elektronik, cetak maupun online sehingga memicu kekhawatiran.https://googleads.g.doubleclick.net/pagead/ads?client=ca-pub-6912479859668243&output=html&h=280&adk=716552882&adf=1518877023&pi=t.aa~a.3584588537~i.3~rp.4&w=691&fwrn=4&fwrnh=100&lmt=1615376867&num_ads=1&rafmt=1&armr=3&sem=mc&pwprc=4605473525&psa=1&ad_type=text_image&format=691×280&url=https%3A%2F%2Fnuansainfo.com%2Fputuskan-mata-rantai-kekerasan-terhadap-anak%2F%3Fpreview_id%3D5777%26preview_nonce%3D0b193e9ac9%26preview%3Dtrue%26_thumbnail_id%3D5778&flash=0&fwr=0&pra=3&rh=173&rw=690&rpe=1&resp_fmts=3&wgl=1&fa=27&adsid=ChEIgPmhggYQ1OiVpK3z9bqCARI9ADNKfoY3N0S9wYQocjFqG8M07qRU4yGa5qCgY2-gcTk0Nhz3kdQ1ycPMwQvktvISbfNJRn4Vt00yUeJCUg&uach=WyJXaW5kb3dzIiwiMTAuMCIsIng4NiIsIiIsIjg4LjAuNDMyNC4xOTAiLFtdXQ..&dt=1615376867356&bpp=5&bdt=1246&idt=-M&shv=r20210304&cbv=r20190131&ptt=9&saldr=aa&abxe=1&cookie=ID%3D97326d3b1660c397-22fee777fac40074%3AT%3D1606876467%3ART%3D1606876467%3AS%3DALNI_Ma83lHuO8Cv9jBN6C4lBjT4OspbHQ&prev_fmts=0x0&nras=2&correlator=1689297657277&frm=20&pv=1&ga_vid=1934008437.1615376867&ga_sid=1615376867&ga_hid=1420112789&ga_fc=0&u_tz=420&u_his=1&u_java=0&u_h=768&u_w=1366&u_ah=728&u_aw=1366&u_cd=24&u_nplug=3&u_nmime=4&adx=209&ady=1509&biw=1349&bih=600&scr_x=0&scr_y=0&eid=42530672%2C44736524%2C21066922&oid=3&pvsid=3303442918204166&pem=182&ref=https%3A%2F%2Fnuansainfo.com%2Fwp-admin%2Fpost.php%3Fpost%3D5777%26action%3Dedit&rx=0&eae=0&fc=1408&brdim=0%2C0%2C0%2C0%2C1366%2C0%2C1366%2C728%2C1366%2C600&vis=1&rsz=%7C%7Cs%7C&abl=NS&fu=8320&bc=31&ifi=2&uci=a!2&btvi=1&fsb=1&xpc=zt0RYDY6mu&p=https%3A//nuansainfo.com&dtd=29

Aturan undang-undang yang terkait anak yaitu Nomor 35 Tahun 2014 yang terbaru ini berangkat perubahan atas Undang undang nomor 23 tahun 2002. Perubahan UU Perlindungan Anak disebabkan karena upaya dalam meningkatkan perlindungan terhadap anak perlu dilakukan penyesuaian.

Menurut Legislator Muda PDI Perjuangan ini, sosialisasi ini dilakukan  untuk memberikan edukasi dan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai urgensi pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. Hal itu dikarenakan fakta empiris yang menunjukkan bahwa masih banyak kasus yang terkait dengan perempuan dan anak terjadi akhir-akhir ini. Misalnya, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), kekerasan seksual terhadap anak, penelantaran anak, perdagangan perempuan dan anak.  Anak-anak harus kita selamatkan, mata rantai kekerasan terhadap anak kita putuskan, peran serta pemerintah daerah provinsi, kabupaten / kota harus bersama-sama melibatkan pemerintah kecamatan, desa, PPK, LSM agar mensosialisasikan Undang-Undang Perlindungan Perempuan dan Anak. Pemberdayaan dan melindungi Perempuan merupakan urusan wajib bagi kita semua karena perempuanlah yang akan melahirkan anak-anak yang berkualitas. Kekerasan fisik terhadap anak masih tinggi bahkan salah satu yang harus diwaspadai adalah masih terjadinya kekerasan sex dan yang paling membahayakan adalah pengaruh narkoba, yang dapat merusak masa depan anak. Ucapnya Arwan. by Adhi

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed